@Lutfi_JakBkz (Author)
Adalah seorang anak labil yang slalu menginginkan menjadi yang lebih baik. gua masih sekolah kelas 9 di SMPN 7 Bekasi. kegiatan sehari-hari gua gak jauh dari laptop kesayangan :D sampe-sampe jarang keluar rumah, dan ga punya temen di rumah -_-. sebagai gantinya gua masih punya blog ini yang slalu menemani hari-hari gua :). mau kenal lebih dekat? add fb gua aja :D khusus cewe yak :p wkwk..

friend

Kesakitan membuat Anda berpikir. Pikiran membuat Anda bijaksana.Kebijaksanaan membuat kita bisa bertahan dalam hidup.-_--_--_--_--_--_--_--_--_- Jangan pernah melupakan apa pun yang dikatakan seseorang ketika ia marah, karena akan seperti itu pulalah perlakuannya pada Anda. Orang yang menginginkan impiannya menjadi kenyataan, harus menjaga diri agar tidak tertidur.-_--_--_--_--_--_--_- Bila Anda ingin bahagia, buatlah tujuan yang bisa mengendalikan pikiran, melepaskan tenaga, serta mengilhami harapan Anda,-_--_--_--_--_--_--_-Lebih baik bertempur dan kalah daripada tidak pernah bertempur sama sekali. -_--_--_--_--_--_--_-.Kebijaksanaan tidak pernah berbohong. -_--_--_--_--_- Seorang pendengar yang baik mencoba memahami sepenuhnya apa yang dikatakan orang lain. Pada akhirnya mungkin saja ia sangat tidak setuju, tetapi sebelum ia tidak setuju, ia ingin tahu dulu dengan tepat apa yang tidak disetujuinya.
Posted by : Widian Rienanda Ali Kamis, 08 Mei 2014



PEMANFAATAN BIJI JARAK SEBAGAI BIOSOLAR YANG DIGUNAKAN UNTUK PENGGANTI BAHAN BAKAR SOLAR

images.jpg






Diajukan Dalam Rangka Mengerjakan Tugas
Pembimbing:
ENIK KURNIAWATI, S.Pd








Disusun oleh:
WIDIAN RIENANDA ALI
ADAM ARYA PRADIPTA

KEMENTERIAN AGAMA
MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI KEDIRI II
Jl. Sunan Ampel No. 12 Ngronggo Telp./Fax. (0354) 687895 Kediri 64127
2014




LEMBAR PENGESAHAN
Diajukan dalam Rangka
Mengerjakan Tugas Karya Ilmiah Remaja Tahun 2014
Bidang IPA
Dengan judul : Pemanfaatan Biji Jarak Sebagai Biosolar Yang Digunakan Untuk Pengganti Bahan Bakar Solar
Disusun oleh :
Widian Rienanda A. dan Adam Arya P.
Disahkan tanggal :
Pembimbing


Enik Kurniawati S,Pd

Mengetahui
Kepala MTsN Kediri II



Drs.H. Nursalim, M.Pd.I
199601011991031006











i
KATA PENGANTAR


Assalamu’alaikum wr.wb

Syukur Alhamdulillah kami panjatkan kehadiran Allah SWT. Yang telah melimpahkan Taufiq dan Karunia-Nya, sehingga kami dapat menyelesaikan Makalah ini sesuai rencana. Shalawat serta salam kami curahkan kepada Nabi Muhammad SAW. Yang telah membimbing kita semua dari jalan yang gelap gulita menuju jalan yang terang benderang.
Karya Tulis Ilmiah ini kami buat bedasar penelitian yang telah kami lakukan dengan Judul “BIODISEL DARI BIJI JARAK
Kami sadar dalam menyelesaikan Karya Ilmiah Remaja ini tak lepas dari pelajaran dan dukungan dari guru pembimbing. Untuk itu kami selaku penulis menyampaikan ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada:
1.      Bapak Drs.H. Nur salim. M.Pd.I sebagai kepala sekolah MTsN KEDIRI II
2.      Ibu Enik Kurniawati, S.Pd, sebagai Pembina Karya Ilmiah Remaja
3.      Serta semua pihak yang telah membantu saya

Kami menyadari bahwa bagaimanapun penyusunan dan penulisan makalah ini masih jauh dari kesempurnaan. Untuk itu kritik dan saran sangat diharapkan demi kesempurnaan makalah kami dalam kesempatan yang akan datang.
Akhir kata, kami berharap semoga laporan Karya Ilmiah Remaja yang kami susun ini dapat bermanfaat bagi semua pembaca serta dapat menjadi sumber inspirasi untuk kita semua. Amin.
Wassalamu’alaikum wr.wb.
Kediri, 10 Maret 2014

Penyusun

ii
ABSTRAK


Widian Rienanda Ali,Adam Arya Pradipta 2014. Pemanfaatan Biji Jarak Sebagai Biosolar Yang Digunakan Untuk Pengganti Bahan Bakar Solar MTsN Kediri II Pembimbing Enik Kurniawati, S.Pd
Kata kunci :biji jarak,bahan bakar,alternative,pengganti,solar
Biji jarak dapat digunakan untuk pengganti bahan bakar yaitu biosolar. Biosolar ini dapat mengatasi melonjaknya harga solar di pasaran yang semakin hari semakin mahal.
Tujuan penelitian ini,pertama untuk Untuk mengetahui  cara pengolahan biji jarak menjadi bahan bakar biodiesel.Kedua Untuk membandingkan hasil dalam pengganti bahan bakar dengan bensin dan solar. Dan Ketiga Untuk mengetahui tingkat perbandingan ekonomi antara biodisiel biji jarak dengan bensin&solar.
Metode yang saya gunakan untuk menulis karya tulis ini adalah dengan cara melakukan eksperimen dengan melakukan uji emisi terhadap asap dari sisa pembakaran biosolar dalam mesin kendaraan bermotor.
Waktu yang saya gunakan untuk menyusun makalah ini mulai dari persiapan hingga akhir 2 bulan terhitung mulai Februari 2014 hingga pertengahan Maret 2014.
`           Hasil daripada penelitian ini, menunjukkan bahwa Pertama biji jarak dapat digunakan untuk membuat biosolar sebaga pengganti bahan bakar. Kedua , perbandingan hasil biosolar dalam pengganti bahan bakar dengan bensin dan solar adalah  yaitu Data yang diperoleh dalam pengujian motor diesel dari ke-5 jenis bahan bakar tersebut yaitu minyak solar murni sebagai pembanding, biodiesel 100%, biodiesel 10%,biodiesel 20% dan biodiesel 30%. Hasil dari  penelitian menunjukan bahwa O2 (oksigen) yang dihasilkan dari ke-3 campuran bahan bakar solar dengan biodiesel tidak adanya perbedaan kandungan oksigen yang dihasilkan. Dari ke-3 campuran biodisel yaitu biodiesel 10%, 29%, dan 30% mengalami peningkatan sebesar 2,38% terhadap minyak solar murni.
iii
 Pada putaran 500 dan 600rpm kandungan O2 lebih rendah dikarenakanpada waktu mesin dinyalakan temperatur gas buangnya tidak besar . Ketiga adalah lebih hemat biosolar karena  tidak membutuhkan biaya yang sangat besar  untuk membuatnya karena setiap orang pasti bias membuatnya sendiri, selain itu biosolar juga sangat ramah lingkungan. Ini berdasar pada uji emisi diatas.


























iv

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR..................................................................................................... ii
ABSTRAK................................................................................................................... iii-iv
DAFTAR ISI................................................................................................................... v
DAFTAR TABEL........................................................................................................... vi
DAFTAR GAMBAR ..................................................................................................... vii
DAFTAR LAMPIRAN................................................................................................ viii
BAB I : PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang............................................................................................... 1
B.     Rumusan Masalah........................................................................................... 1
C.     Tujuan Penelitian............................................................................................ 2
D.    Hipotesis......................................................................................................... 2
E.     Manfaat Penelitian.......................................................................................... 2
BAB II : KAJIAN PUSTAKA
A.    Morfologi Biji Jarak...................................................................................... 3
B.     Uraian Biji Jarak........................................................................................ 3-4
C.     Klasifikasi Biji Jarak.................................................................................. 4-5
D.    Biosolar..................................................................................................... 5-6
BAB III : METODE PENELITIAN
A.    Tempat danWaktu Penelitian.............................................................. …...7
B.     Jadwal Penelitian.......................................................................................... 7
C.     Alat dan Bahan Penelitian.......................................................................... 8
D.    Prosedur Penelitian..................................................................................... 8
E.     Jenis Penelitian........................................................................................... 8





v


BAB IV : HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A.    Hasil Penelitian...................................................................................... 9-10
B.     Pembahasan......................................................................................... 10-11
C.      
BAB V : PENUTUP
A.    Kesimpulan................................................................................................. 12
B.     Saran .......................................................................................................... 12
DAFTAR PUSTAKA..................................................................................................... 13
























vi

DAFTAR GAMBAR
           
Gambar 2.2 Gambar pohon jarak pagar



















vii
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1 Hasil uji emisi biji jarak
Lampiran 2 *Foto uji pembuatan biosolar





























viii
BAB I
PENDAHULUAN



1.1 Latar Belakang

Dalam bekerja, pasti membutuhkan energi.Salah satu energi yang dibutuhkan manusia adalah Solar.Solar dapat digunakan sebagai bahan bakar kendaraan atau masak.Beberapa kali harga BBM naik, dan sesekali diturunkan oleh pemerintah.Hal ini dikarenakan Indonesia sendiri belum mampu memenuhi kebutuhan BBM dalam negeri.Tak jarang, pemerintah selalu mengimpor BBM dari negara tetangga untuk memenuhi semua kebutuhan masyarakatnya. Jumlah ketersediaan dan pemakaian yang tidak sama seiring dengan tingkat konsumtif yang tinggi membuat Indonesia harus mampu memanfaatkan sumber energi yang ada untuk menggarapnya.
            Salah satu energi yang dapat di olah menjadi bahan bakar adalah tumbuhan biji jarak. Tumbuhan Biji jarak (Jathropa curcas Linn) merupakan minyak nabati yang memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku solar(biodesel)merupakan bahan bakar ramah lingkungan yang bisa dikatakan sangat potensial karena memiliki karakteristik yang baik.Pengembangan biodesel ini juga untuk menambah nilai ekonomis biji jarak seiring dengan krisis energi dan penggunaan bahan bakar industri-industri yang semakin meningkat.

1.2 Rumusan Masalah
            1}Bagaimana cara pengolahan biji jarak menjadi bahan bakar biodisel?
2}Bagaimanakah perbandingan hasil dalam pengganti bahan bakar dengan bensin & solar?
3}Bagaimana tingkat perbandingan ekonomi antara biodiesel biji jarak dengan bensin&solar?

1

1.3 Tujuan Masalah
1}Untuk mengetahui  cara pengolahan biji jarak menjadi bahan bakar biodiesel.
2}Untuk membandingkan hasil dalam pengganti bahan bakar dengan bensin dan solar.
3}Untuk mengetahui tingkat perbandingan ekonomi antara biodisiel biji jarak dengan bensin&solar.

1.4 Hipotesis
1} Mengetahui cara pengolahan biji jarak menjadi bahan bakar biodiesel dengan cara tertentu
2} Terdapat perbandingan hasil dalam pengganti bahan bakar antara biodiesel biji jarak dengan bensin&solar
3} Lebih hemat biosolar daripada bensin

1.5 Manfaat Penelitian
            1}Menambah pengetahuan dan wawasan tentang SDA nabati kepada masyarakat
            2}Menambah pengetahuan tentang cara pembuatan  biosolar kepada masyarakat
            3}Mengajak masyarakat untuk memanfaatkan biosolar secara optimal










2

BAB II
KAJIAN PUSTAKA

2.1 Morfologi jarak pagar

Jarak Pagar dapat ditemukan tumbuh subur di berbagai tempat di Indonesia. Umumnya terdapat di pagar-pagar rumah dan kebun atau sepanjang tepi jalan, tapi jarang ditemui berupa hamparan. Tanaman Jarak pagar berbentuk pohon kecil maupun belukar besar yang tingginya mencapai lima meter. Cabang-cabang pohon ini bergetah dan dapat diperbanyak dengan biji, setek atau kultur jaringan dan mulai berbuah delapan bulan setelah ditanam dengan produktivitas 0,5 – 1,0 ton biji kering/ha/tahun. Selanjutnya akan meningkat secara bertahap dan akan stabil sekitar 5 ton pada tahun ke lima setelah tanam.
Jarak Pagar juga dikenal dengan nama jarak budeg, jarak gundul, atau jarak cina. Tanaman yang berasal dari daerah tropis di Amerika Tengah ini tahan kekeringan dan tumbuh dengan cepat. . Jarak Pagar berbeda dengan Jarak kaliki atau Jarak kepyar atau Jarak kosta (Ricinus communis), yang mempunyai ciri seperti tanaman singkong racun, buahnya berbulu seperti rambutan. Jarak kepyar juga menghasilkan minyak dan digunakan sebagai bahan baku atau bahan tambahan industri cat vernis, plastik, farmasi, dan kosmetika, sehingga sudah lama dibudidayakan secara komersial di Indonesia. Akan tetapi, minyak jarak kepyar tidak cocok digunakan sebagai bahan bakar biofuel karena terlalu kental, jadi hanya bisa digunakan sebagai pelumas.

2.2 Uraian
Jarak pagar (Jatropha curcas L., Euphorbiaceae) merupakan tumbuhan semak berkayu yang banyak ditemukan di daerah tropik. Tumbuhan ini dikenal sangat tahan kekeringan dan mudah diperbanyak dengan stek. Walaupun telah lama dikenal sebagai bahan pengobatandan racun, saat ini ia makin mendapat perhatian sebagai sumber bahan bakar hayati untuk mesin dieselkarena kandungan minyak bijinya.
3
 Peran yang agak serupa sudah lama dimainkan oleh kerabatnya, jarak pohon (Ricinus communis), yang bijinya menghasilkan minyak campuran untuk pelumas.
Tumbuhan ini dikenal dengan berbagai nama diIndonesia: jarak kosta, jarak budeg (Sunda); jarak gundul, jarak pager (Jawa); kalekhe paghar (Madura);jarak pager (Bali); lulu mau, paku kase, jarak pageh(Nusa Tenggara); kuman nema (Alor); jarak kosta, jarak wolanda, bindalo, bintalo, tondo utomene (Sulawesi); ai huwa kamala, balacai, kadoto (Maluku).
download (1).jpg
Gambar  2.2 pohon jarak pagar

2.3 Klasifikasi Biji Jarak

Sinonim
Curcas purgans Medik.
Jatropha acerifolia Salisb.
Indonesia
        : Jarak pagar, jarak kosta,
Inggris
             : Barbados nut, black vomit nut
Thailand
          : Sabu dam, ma yao
Pilipina
            : Tubang bakod
Cina
                 : Ma feng shu
Jepang
             : Yatorofa kurukasu

Jarak Pagar 
Klasifikasi
Kingdom
         : Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom
    : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi
    : Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi
               : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
4
Kelas               : Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas
        : Rosidae
Ordo
                : Euphorbiales
Famili
              : Euphorbiaceae 
Genus
              : Jatropha
Spesies
            : Jatropha curcas L.


2.4 Biodiesel

Biodiesel adalah bahan bakar mesin atau motor diesel yang terdiri atas ester monoalkil dari asam-asam lemak (Tatang H. Soerawidjaja, 2006:1). Ester adalah istilah ilmu kimia yang berarti senyawa yang terbentuk dari kondensasi alkohol dengan asam lemak. Diantara alkohol – alkohol monohidrik yang menjadi sumber atau pemasok gugus alkil, methanol (metal alkohol) adalah yang paling umum digunakan, karena harganya murah dan reaktivitasnya paling tinggi. Jadi, di sebagian besar dunia ini, biodiesel identik dengan ester metil asam-asam lemak (fatty acids methyl ester,FAME). Biodiesel merupakan bahan kimia yang dipakai sebagai chemical additive untuk minyak diesel atau sebagai energi alternatif yang ramah lingkungan karena berasal dari minyak tumbuh-tumbuhan. Menurut Sony S. W. (2005) Kelebihan biodiesel dibandingkan solar adalah :
a. Merupakan bahan bakar yang ramah lingkungan karena menghasilkan emisi yang jauh lebih baik (free sulphur, smoke number rendah)
b. Cetane number lebih baik
c. Memiliki sifat pelumasan terhadap piston mesin
d. Biodegradable (dapat terurai)
e. Merupakan renewable energy karena terbuat dari bahan alam yang dapat diperbaharui.
Biodesel memiliki beberapa keuntungan, diantaranya:
1. Angka Cetane tinggi (>50), yakni angka yang menunjukan ukuran baik tidaknya kualitas Solar berdasarkan sifaf kecepatan bakar dalm ruang bakar mesin.
5
Semakin tinggi bilangan Cetane, semakin cepat pembakaran semakin baik efisiensi termodinamisnya.
2. Titik kilat tinggi, yakni temperatur terendah yang dapat menyebabkan uap Biodiesel menyala, sehingga Biodiesel lebih aman dari bahaya kebakaran pada saat disimpan maupun pada saat didistribusikan dari pada solar.
3. Tidak mengandung sulfur dan benzene yang mempunyai sifat karsinogen, serta dapat diuraikan secara alami
Menambah pelumasan mesin yang lebih baik daripada solar sehingga akan memperpanjang umur pemakaian mesin. 
4. Dapat dengan mudah dicampur dengan solar biasa dalam berbagai komposisi dan tidak memerlukan modifikasi mesin apapun.



















6

BAB III
METODE PENELITIAN
3.1 Tempat dan Waktu Penelitian
            Penelitian dilakukan dalam waktu sekitar 8 bulan mulai Juli 2013-Februari 2013.
1.      Tempat uji karakterisasi biji jarak di laboratorium IPA MTsN Kediri 2
2.      Tempat dilaksanakanya uji emisi di SMKN KEDIRI 1


3.2 Jadwal Penelitian
Tabel 3.2 Jadwal Penelitian

No.
Kegiatan
Juli
Agustus
September
Oktober
November
Desember
Januari
Februari
Maret
1.
Pembuatan Judul









2.
Pembuatan  Latar Belakang









3.
Pembuatan Pendahuluan









4.
Kunjungan Ke Laboratoium Sekolah









5.
Pembuatan Kajian Pustaka Pada Bab III










6.
Pembuatan Biosolar









7.
Penelitian Kandungan Biosolar









8.
Uji Emisi









9.
Pembuatan makalah










7
3.3 Alat & Bahan

Alat-alat yang dibutuhkan :
·         Wadah                                                                                     2 buah
·         Mesin tempa minyak                                                               1 buah
·         Blender                                                                                   1 buah
·         Panci                                                                                       1 buah
·         Kompor                                                                                   1 buah

Bahan yang dibutuhkan
·         Biji jarak                                                                                  10 kg


3.4  Cara kerja
            1. Mengupas biji jarak
            2. Mengukus biji jarak
            3. Memblender biji jarak
            4. Setelah itu menempa biji jarak di tempat mesin tempa minyak
            5. Dan, akan keluar minyaknya

3. 5 Jenis Penelitian
Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif-kualitatif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis dengan pendekatan induktif. Proses dan makna (perspektif subjek) lebih ditonjolkan dalam penelitian kualitatif.





8
BAB IV
HASIL PENELITIAN & PEMBAHASAN

4.1  Hasil Penelitian
A.    Uji Emisi
                  Emisi gas buang adalah sisa hasil pembakaran bahan bakar didalam mesin pembakaran dalam, mesin pembakaran luar yang dikeluarkan melalui system pembuangan mesin. Komposisi emisi gas buang adalah sisa hasil pembakaran berupa air (H2O), gas CO atau disebut juga karbon monooksida yang beracun, CO2 atau disebut juga karbon dioksida yang merupakan gas rumah kaca, NOx senyawa nitrogen oksida, HC berupa senyawa Unsur dalam Emisi Gas Buang Emisi Senyawa Hidrokarbon (HC).                                              
                        Apabila suatu senyawa hidrokarbon terbakar sempurna (bereaksi)Hidrat arang sebagai akibat ketidak sempurnaan proses pembakaran dengan oksigen) maka hasil reaksi pembakaran tersebut adalah karbondioksida (CO2) dan air(H-2O). Walaupun rasio perbandingan antara udara dan bahan bakar sudah tepat dan didukung oleh desain ruang bakar mesin saat ini yang sudah mendekati ideal, tetapi tetap saja sebagian dari bensin seolah-olah tetap dapat “bersembunyi” dari api saat terjadi proses pembakaran dan menyebabkan emisi HC cukup tinggi. Emisi HC ini dapat ditekan dengan cara memberikan tambahan panas dan oksigen diluar ruang bakar untuk menuntaskan proses pembakaran. Proses injeksi oksigen tepat setelah exhaust port akan dapat menekan emisi HC secara drastis. Saat ini, beberapa mesin mobil sudah dilengkapi denganelectronic air injection reaction pump yang langsung bekerja saat cold-startuntuk menurunkan emisi HC. Apabila HC tetap tinggi, maka hal ini menunjukkan gejala bahwa AFR yang tidak tepat. AFR yang terlalu kaya akan menyebabkan emisi HC menjaditinggi. Ini bias disebabkan, filter udara yang tersumbat, sensor temperature mesin yang tidak normal dan sebagainya yang dapat membuat AFR terlalu kaya.
9
Injector yang kotor atau fuel pressure yang terlalu rendah dapat membuat butiran bahan bakar menjadi besar untuk terbakar dengan sempurna dan ini juga akan membuat emisi HC menjadi tinggi. Apapun alasannya, AFR yang terlalu kaya juga akan membuat emisi CO menjadi tinggi, tetapi CO dan HC yang tinggi juga bisa disebabkan oleh rembasnya pelumas ke ruang bakar. Pengujian bahan bakar biodiesel dengan minyak solar, dilakukan dengan variasi komposisi biodiesel maksimum 30%. Biodisel 10% (B10), ini berarti komposisi minyak solar 90% dan biodiesel 10%. Biodiesel 20% (B20) ini berati komposisi minyak solar 80% dan biodiesel 80%. Demikian juga dengan biodisel 30% munual book engine test bed yaitu 500rpm s/d 1000rpm.
 Untuk kandungan emisi gas buang yaitu NOx, CO, dan O2 (B30), ini berarti komposisi minyak solar 70% dan biodesel 30%. Putaran motor diesel dalam penbujian ini diatur sesuai dengan yang dihasilkan oleh motor diesel dilihat pada alat Gas Analyzer. Data yang diperoleh dalam pengujian motor diesel dari ke-5 jenis bahan bakar tersebut yaitu minyak solar murni sebagai pembanding, biodiesel 100%, biodiesel 10%,biodiesel 20% dan biodiesel 30%. Hasil dari  penelitian menunjukan bahwa O2 (oksigen) yang dihasilkan dari ke-3 campuran bahan bakar solar dengan biodiesel tidak adanya perbedaan kandungan oksigen yang dihasilkan. Dari ke-3 campuran biodisel yaitu biodiesel 10%, 29%, dan 30% mengalami peningkatan sebesar 2,38% terhadap minyak solar murni. Pada putaran 500 dan 600rpm kandungan O2 lebih rendah dikarenakanpada waktu mesin dinyalakan temperatur gas buangnya tidak besar .
4.2  Pembahasan

A.    Tata cara  pengolahan biji jarak menjadi biosolar adalah sebagai berikut:
a)      Mengupas biji jarak
b)       Mengukus biji jarak
c)       Memblender biji jarak
d)      Setelah itu menempa biji jarak di tempat mesin tempa minyak
e)       Dan, akan keluar minyaknya
10
B.     Perbandingan hasil dalam pengganti bahan bakar dengan bensin dan solar adalah yaitu Data yang diperoleh dalam pengujian motor diesel dari ke-5 jenis bahan bakar tersebut yaitu minyak solar murni sebagai pembanding, biodiesel 100%, biodiesel 10%,biodiesel 20% dan biodiesel 30%. Hasil dari  penelitian menunjukan bahwa O2 (oksigen) yang dihasilkan dari ke-3 campuran bahan bakar solar dengan biodiesel tidak adanya perbedaan kandungan oksigen yang dihasilkan. Dari ke-3 campuran biodisel yaitu biodiesel 10%, 29%, dan 30% mengalami peningkatan sebesar 2,38% terhadap minyak solar murni. Pada putaran 500 dan 600rpm kandungan O2 lebih rendah dikarenakanpada waktu mesin dinyalakan temperatur gas buangnya tidak besar .
C.     Tingkat perbandingan ekonomi antara biodiesel biji jarak dengan bensin  dan solar adalah yaitu ternyata lebih hemat biosolar daripada bensin dan solar karena tidak membutuhkan biaya yang sangat besar untuk membuatnya karena setiap orang pasti bias membuatnya sendiri, selain itu biosolar juga sangat ramah lingkungan. Ini berdasar pada uji emisi diatas.









11

BAB V
PENUTUPAN

5.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian ini dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :
1.      Biji jarak mengandung kadar lemak yang cukup tinggi yaitu, sehingga biji jarak sangat potensial digunakan sebagai sumber minyak,
2.      Minyak biji jarak mengandung ikatan rangkap sehingga minyak ini berbentuk cair pada suhu ruang dan mempunyai titik cair yang rendah.
3.      Minyak jarak sangat potensial dikembangkan sebagai bahan bakar alternatif
pengganti solar.

5.2 Saran
Dari hasil penelitian yang diperoleh, maka disarankan :
1. Hendaknya dicara metode pengepresan lainnya, yang sederhana dan teknologi pengepresan yang baru.
3.      Perlu dicari alat pengepres dengan teknologi tepat guna sehingga dapat diterapkan pada petani atau skala rumah tangga.
3. Perlu penelitian lebih lanjut mengenai aplikasi minyak jarak sebagai bahan bakar alternatif, pada mesin-mesin yang menggunakan solar seperti mesin diesel atau kenderaan berbahan bakar solar lainnya.






12
DAFTAR PUSTAKA
http://cahyadi.start4all.com/files/2008/06/jarak.pdf
http://jatropha.com/DAFTAR%2BHARGA.html
http://jatropha.com/index.php?s=PROSES+PEMBUATAN
http://www.scribd.com/doc/28539821/Kajian-Pemanfaatan-Pasta-Biji-Jarak-Jatropha-Curcas-l-Sebagai-Salah-Satu-Energi-Alter-Nat-If-Terbarukan
http://www.alpensteel.com/component/content/section/7.html?layout=blog&start=3320























13
LAMPIRAN
Lampiran 1
Uji Emisi

Emisi gas buang adalah sisa hasil pembakaran bahan bakar didalam mesin pembakaran dalam, mesin pembakaran luar yang dikeluarkan melalui system pembuangan mesin. Komposisi emisi gas buang adalah sisa hasil pembakaran berupa air (H2O), gas CO atau disebut juga karbon monooksida yang beracun, CO2 atau disebut juga karbon dioksida yang merupakan gas rumah kaca, NOx senyawa nitrogen oksida, HC berupa senyawa Unsur dalam Emisi Gas Buang Emisi Senyawa Hidrokarbon (HC).                                            
                        Apabila suatu senyawa hidrokarbon terbakar sempurna (bereaksi)Hidrat arang sebagai akibat ketidak sempurnaan proses pembakaran dengan oksigen) maka hasil reaksi pembakaran tersebut adalah karbondioksida (CO2) dan air(H-2O). Walaupun rasio perbandingan antara udara dan bahan bakar sudah tepat dan didukung oleh desain ruang bakar mesin saat ini yang sudah mendekati ideal, tetapi tetap saja sebagian dari bensin seolah-olah tetap dapat “bersembunyi” dari api saat terjadi proses pembakaran dan menyebabkan emisi HC cukup tinggi. Emisi HC ini dapat ditekan dengan cara memberikan tambahan panas dan oksigen diluar ruang bakar untuk menuntaskan proses pembakaran. Proses injeksi oksigen tepat setelah exhaust port akan dapat menekan emisi HC secara drastis. Saat ini, beberapa mesin mobil sudah dilengkapi denganelectronic air injection reaction pump yang langsung bekerja saat cold-startuntuk menurunkan emisi HC. Apabila HC tetap tinggi, maka hal ini menunjukkan gejala bahwa AFR yang tidak tepat. AFR yang terlalu kaya akan menyebabkan emisi HC menjaditinggi. Ini bias disebabkan, filter udara yang tersumbat, sensor temperature mesin yang tidak normal dan sebagainya yang dapat membuat AFR terlalu kaya. Injector yang kotor atau fuel pressure yang terlalu rendah dapat membuat butiran bahan bakar menjadi besar untuk terbakar dengan sempurna dan ini juga akan membuat emisi HC menjadi tinggi.
14
Apapun alasannya, AFR yang terlalu kaya juga akan membuat emisi CO menjadi tinggi, tetapi CO dan HC yang tinggi juga bisa disebabkan oleh rembasnya pelumas ke ruang bakar.. Pengujian bahan bakar biodiesel dengan minyak solar, dilakukan dengan variasi komposisi biodiesel maksimum 30%. Biodisel 10% (B10), ini berarti komposisi minyak solar 90% dan biodiesel 10%. Biodiesel 20% (B20) ini berati komposisi minyak solar 80% dan biodiesel 80%. Demikian juga dengan biodisel 30% munual book engine test bed yaitu 500rpm s/d 1000rpm. Untuk kandungan emisi gas buang yaitu NOx, CO, dan O2 (B30), ini berarti komposisi minyak solar 70% dan biodesel 30%. Putaran motor diesel dalam penbujian ini diatur sesuai dengan yang dihasilkan oleh motor diesel dilihat pada alat Gas Analyzer. Data yang diperoleh dalam pengujian motor diesel dari ke-5 jenis bahan bakar tersebut yaitu minyak solar murni sebagai pembanding, biodiesel 100%, biodiesel 10%,biodiesel 20% dan biodiesel 30%. Hasil dari  penelitian menunjukan bahwa O2 (oksigen) yang dihasilkan dari ke-3 campuran bahan bakar solar dengan biodiesel tidak adanya perbedaan kandungan oksigen yang dihasilkan. Dari ke-3 campuran biodisel yaitu biodiesel 10%, 29%, dan 30% mengalami peningkatan sebesar 2,38% terhadap minyak solar murni. Pada putaran 500 dan 600rpm kandungan O2 lebih rendah dikarenakanpada waktu mesin dinyalakan temperatur gas buangnya tidak besar .
Lampiran 2
download (1).jpgLampiran Foto pembuatan biosolar





Gambar 6.1 Biji jarak dikupas
15







images (2).jpgGambar 6.2 biji jarak dikeringkan
download.jpg






Gambar 6.3 Minyak  Biosolar




16
images (1).jpg
Gambar 6.4 Uji Emisi














17



BIODATA PENULIS


Nama lengkap                             : Adam Arya Pradipta
Tempat dan Tanggal Lahir          :Kedri, 22 Desember 2000
Jenis kelamin                               :Laki-laki
Nama sekolah                              :MTsN Kediri II
Kelas                                         :VII-C
Alamat lengkap sekolah              :Jl. Sunan Ampel 12 Ngonggo Kediri
Kec. Ngronggo
Kota Kediri
Kode Pos 64127
Telp. (0354) 697895
Alamat lengkap rumah                :Jl. Sunan Giri no.41, Rejomulyo
                                                      Kab. Kediri
Kegemaran (Hobby)                   :Sepakbola
Cita-cita pribadi                          :Menjadi Pemain Sepakbola Profesional
Bidang ilmu yang digemari         :Penjaskes
Nama Orang Tua                         :Riyanto
Pendidikan Orang Tua                :S1
Pekerjaan Orang Tua                   :Wiraswasta


                                                                                                   Tanda Tangan 


                                                                                                 Adam Arya Pradipta



18
BIODATA PENULIS


Nama lengkap                             :Widian Rienanda Ali
Tempat dan Tanggal Lahir          :Kedri, 21 Agustus 2000
Jenis kelamin                               :Laki-laki
Nama sekolah                              :MTsN Kediri II
Kelas                                            :VII-C
Alamat lengkap sekolah              :Jl. Sunan Ampel 12 Ngonggo Kediri
Kec. Ngronggo
Kota Kediri
Kode Pos 64127
Telp. (0354) 697895
Alamat lengkap rumah                :Jl. Watu Gede no.291 Kandat
                                                      Kab. Kediri
Kegemaran (Hobby)                   :Sepakbola dan Membaca Al- Quran
Cita-cita pribadi                          :Menjadi guru
Bidang ilmu yang digemari         :Bahasa Arab
Nama Orang Tua                         :Abu Ali
Pendidikan Orang Tua                :SD
Pekerjaan Orang Tua                   :Petani dan Pedagang


                                                                                                   Tanda Tangan 


                                                                                                 Widian Reinanda Ali

19

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Ads

Catching Fire

Translate

Ads

Popular posts

Menu

Advertisement With Us

Popular Posts

- Copyright © 2013 Widian Rienanda Ali - Modus Crew [Pacman Edition] - Designed by Modus Crew - Original by andri dan Djogzs -